Thursday, 3 September 2009

Gempa 2 September 2009

Ketika kemaren terjadi gempa yang cukup besar, yang mana pusat gempanya berada di daerah Tasikmalaya, semua orang dikantorku yang berada di lantai 10 pada panik. Mungkin karena guncangannya yang terasa sangat keras sekali ya...

Semuanya segera bergegas turun melalui tangga darurat. Tapi kalo saya dan beberapa rekan tetap berada di ruangan aja. Karena saya pikir, semua orang pada berebutan turun dan jumlah nya pasti banyak, berdesakan lagi, apalagi dari lantai 10... ya sudahlah sambil tetap berdoa, akhirnya menunggu saja di ruangan.


Alhamdulillah, tidak terjadi hal yang lebih buruk. Allah Maha Besar, dengan kebesarannya Dia mengingatkan kepada kita sebagai umatnya bahwa tiada suatu kekuatan apapun yang dapat mencegah kehendakNya.

Ternyata beberapa saat setelah kejadian gempa itu sambungan telpon baik selular maupun telkom sempat terputus sebentar. Tapi tidak begitu lama. Saya kontak ke rumah, dan Alhamdulilla aman, walaupun getaran gempa terasa juga.

Tadinya mau langsung update blog, cuma karena banyak kerjaan, ya sudah nanti saja di rumah. Ga taunya ketika sampe rumah sambungan speedynya metong alias mati... wahhh payah juga nih. Terpaksa deh baru pagi ini post tulisan ini.

Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang secara langsung mengalami musibah akibat gempa ini, diberikan kesabaran dan keteguhan iman.Amiin.

4 comments:

  1. Hm, lagi gempa aja sempat mikir up date blog... Mantep negh! Bloger sejati! :p

    ReplyDelete
  2. Hehe, pengin crita aja bro..

    ReplyDelete
  3. sebenarnya tetep berada di ruangan kaya gitu bahaya juga si,tapi lebih bahaya lagi kalo mesti lari-larian dari lantai 10 sampe ke bawah,lewat tangga darurat pula..

    ReplyDelete
  4. @tokos susu : Artinya kan tetap memaksakan diri untuk menyelamatkan diri dalam kondisi panik seperti itu justru bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.

    ReplyDelete

Detik News